Jumat, 16 Desember 2011

I Am Human, Not Animal !!

KEADABAN suatu Negara bukan dilihat dari seberapa banyak negara itu punya budaya, bukan pula dilihat dari seberapa hebat negara tersebut menguasai teknologi.. Tapi KEADABAN suatu Negara dilihat dari bagaimana orang-orang di negara tersebut mampu MEMANUSIAKAN manusia..Yaa sekali lagi saya sampaikan, negara yang BERADAB adalah negara dimana penduduknya memiliki PriKemanusiaan..

Entah apa yg terjadi di negriku saat ini,,
Terlalu banyak kasus kemanusiaan yg bertebaran seperti sampah yang tidak berharga..!
sesuatu yang tidak salah bukan jika saya mengatakan,

"hei bungg.. Iam HUMAN, not ANIMAL..!!"

kasus-kasus kemanusiaan yang kita temui lewat berbagai media akhir-akhir ini mengingatkan kita pada pola Orde baru yang kita "kutuki".. apakah pola ini sengaja dihidupkan kembali? ataukah memang mereka yg sudah tidak memiliki hati nurani..??

segerombolan laki-laki berseragam "pahlawan keamanan" dimata saya hanyalah sekumpulan laki2 pecundang..! mereka yang mengatasnamakan seragam dan titel mereka untuk berbuat anarkis dalam rangka "menertibkan" tidak selayaknya disebut aparatur negara..
mereka yang "melacurkan" seragam mereka hanya demi lembaran-lembaran nominal dan kedudukan semu semata.. tidak layak menjadi pelindung bagi rakyat..

sesuatu yang aneh bagi negriku..
Mahasiswa yang mengorbankan masa depan dan dunianya demi keadilan dan berjuang mengingatkan pemimpin yang dzolim justru disebut orang "bodoh".. mereka bilang, Kami mahasiswa yang ANARKIS dan MEMBAHAYAKAN..
Taukah Kalian, yang lebih membahayakan adalah JIWA yang MATI dalam JASAD yang HIDUP!!

kalau bukan karna perjuangan mahasiswa maka tidak akan pernah ada kata ada REFORMASI dan DEMOKRASI..
kalau bukan karna mahasiswa maka tidak akan pernah bapak SBY menjadi Presiden saat ini..

mahasiswa itulah yg harusnya disebut Pahlawan Keamanan..
karna ia paham betul bagaimana melindungi negara ini dari kehancuran rasa kemanusiaan..

Kemenangan Tidak akan ada Tanpa Perjuangan..!!
dan Perjuangan MUSTAHIL tanpa Pengorbanan..!!

kini, belum lagi masalah Hak Asasi Kemanusiaan yang sebelumnya terselesaikan secara adil,,
muncul masalah baru.. dan lagi-lagi dilakukan oleh mereka, "pahlawan keamanan"!!
30 nyawa melayang begitu saja.. seakan-akan 30 jasad itu seperti barang murah yang tidak berharga.!!.

menyedihkan, di zaman yang maju seperti ini justru lahir HITLER-HITLER muda..

Wahai penegak hukum,,
kasus mesuji sudah merupakan pelanggaran HAM berat..
Apakah akan dibiarkan begitu saja??
harus berapa banyak lagi SONDANG2 muda yg mengorbankan dirinya agar kalian membuka MATA dan HATI Kalian??

Sudah terlalu lama dan terlalu banyak rakyat kecewa dengan kredibilitas Lembaga Hukum dan Aparatur keamanan di negara ini..
Lembaga hukum sudah seharusnya menjadi lembaga yang memberikan keadilan dan ketegasan bagi siapa saja yg melanggar aturan yang telah di buat di negara ini.. bukan justru melindungi mereka yang memiliki uang dan jabatan..

bukankah tidak akan berdiri suatu negara yang aman dan sejahtera jika tidak ada lembaga hukum yang berlaku konsisten dan adil?
namun sepertinya Lembaga hukum di negara kami telah Mati Suri dalam jangka waktu yang lama.. apakah hanya doa yang mampu kami panjatkan pada Tuhan semesta alam atas kondisi negara ini??
Tidak!!
yaa, kami tidak ingin memiliki kondisi selemah-lemahnya iman.. selama pemuda masih menjadi milik kami, langkah dan teriakan keadilan ini takkan pernah berhenti..

aparatur negara yang harusnya mampu berlaku dingin dalam menyelesaikan segala persoalan baik itu ketertiban maupun keamanan tidak selayaknya menggunakan kekerasan sebagai jalan terakhir..
rakyat ataupun mahasiswa bukanlah barang yang bisa ditendang dan di pukul sesuka kalian.. atau bahkan diseret seperti binatang yang menjijikan..
bahkan binatang pun tidak layak diperlakukan demikian, tentunya bagi mereka yang memiliki hati..

kalian mampu berlaku keras dan kasar pada mereka yg memperjuangkan nasib generasi kalian.. namun mampu tersenyum menunduk pada mereka para penghancur generasi kalian..

kalian yang seharusnya mampu berada di tengah-tengah sebagai pemberi solusi atas keadilan justru berkonspirasi pada mereka yg lebih banyak memberikan lembaran-lembaran uang..
menyedihkan.. sungguh menyedihkan bangsaku ini..

lantas presidenku??
hanya sanggup mengatakan, SAYA TURUT PRIHATIN ATAS APA YG TERJADI..

Rabbi,
sungguh kami rindu sosok Abubakar As shidik..
kami rindu sosok Umar ibnu khattab..
kami rindu sosok Utsman bin afwan..
kami rindu pada pemimpin-pemimpin adil di zaman sebelum kami..

pemimpin yang mampu mengenyampingkan kesenangan dunia..
pemimpin yang mampu merendah atas kedudukan yang dimilikinya..
pemimpin yang mampu mengorbankan punggungnya di tengah keheningan malam hanya demi satu hal,, jangan sampai ada 1 pun rakyat nya yg mati kelaparan..

dimanakah kami bisa menemukan sosok ini rabbi??
semoga kami bisa menemukanya dalam diri kami..
menjadi orang-orang yang jujur dan adil..
menjadi generasi-generasi yang berani..
menjadi calon-calon pemimpin yang menjadikanMU sebagai alasan perjuangan Kami..
dan menjadikan Akhiratmu sebagai tempat Tertinggi bagi kesenangan, kebahagiaan, dan tempat kami kembali..

Amiin..............................


Tidak ada komentar:

Posting Komentar